Sertifikat Pendidik Menjadi Syarat Untuk MengikutuiTes PNS tahun 2016

Diposting pada


Sertifikat Pendidik Menjadi Syarat Untuk MengikutuiTes PNS tahun 2016
Sertifikat Pendidik Menjadi Syarat Untuk MengikutuiTes PNS tahun 2016


Menjadi PNS adalah idaman dan dambaan  setiap orang. Mungkin ada beberapa alasan kenapa  banyak orang berkeinginan dirinya ataupun sanak familinya menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil. Salah satu alasan menjadi seorang PNS adalah supaya kesejahteraan hidup bisa terjamin

Namun untuk menjadi PNS itu tidaklah mudah, apalagi bagi yang berprofesi sebagai guru. Untuk menjadi PNS tentunya harus melalui tes CPNS terlebih dulu dan juga harus lolos tes. Selain itu harus mempunyai semua persyaratan yang sudah ditentukan.

Di tahun-tahun sebelumnya persyaratan yang dibutuhkan untuk melamar tses CPNS khususnya bagi yang ingin menjadi guru salah satunya cukup dengan mempunyai Ijazah S1 dan Akta Mengajar (IV). Akan tetapi semenjak dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Akta IV sudah tidak diberlakukan lagi dan digantikan dengan Sertifikat Pendidik (profesi guru).

Sertifikat Pendidik itulah yang kemudian pada tahun 2016 akan dijadikan sebagai syarat wajib bagi mereka yang ingin mengikuti tes CPNS sebagai tenaga pendidik (guru). Tidak menutup kemungkinan jika ada perekrutan CPNS di tahun 2015 ini persyaratan tersebut sudah diterapkan di beberapa bahkan bisa saja di semua daerah.

Jadi, bagi mereka yang ingin mengikuti tes CPNS sebagai guru pada tahun 2016 mendatang tidak cukup dengan hanya menyandang gelar S.Pd. saja, melainkan harus juga bergelar guru professional (Gr.) dan memiliki Sertifikat Pendidik (profesi guru).

Gelar Gr. dan Sertifikat Pendidik ini dapat diperoleh dengan menempuh Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang saat ini baru dibuka hanya untuk alumni SM-3T. Sedangkan untuk Program PPG kelas reguler (umum) masih dalam proses. 


 PPG Pasca SM-3T 


Sertifikat Pendidik Menjadi Syarat Untuk Mengikutu Tes PNS tahun 2016
Verval NRG di Padamu Negeri

Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang telah memenuhi standar profesional guru. Sertifikasi guru ini bisa ditempuh dengan berbagai macam jalur, salah satunya dengan mengikuti program SM-3T. Memang bagi kita yang belum pernah mengikuti sertifikasi guru terasa sangat asing dengan jalur-jalur sertifikasi, apalagi sekarang dengan adanya program PPG SM-3T Prajabatan.
PPG SM-3T Kelas PPKn LPTK UNY

 Jika dilihat dari perkembangannya, jalur sertifikasi guru dapat ditempuh melalui:

  • PLPG
  • PSPL
  • Portofolio
  • PPG
PLPG adalah sebuah media yang diberikan pemerintah kepada para guru untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme saat membimbing anak didiknya. Tujuannya adalah untuk mendapatkan bukti gelar “Guru Profesional” guna menambah penghasilan guru melalui tunjangan profesi sebagai peningkatan taraf ekonomi dan kesejahteraan hidup para guru. Setelah sertifikasi maka ada tunjangan yang cukup besar dalam triwulan tentu diimbangi dengan kerja yang berbeda ke arah penggunaan kompetensi sebagai seorang guru profesional sehingga tanggung jawabnya terhadap keberhasilan siswa akan menjadi jauh lebih besar seiring harapan peningkatan pendidikan melalui sistem sertifikasi guru.

Pemberian Sertifikat Secara Langsung (PSPL) dilakukan untuk guru yang memenuhi syarat yaitu pendidikan terakhir S2/S3 dan memiliki golongan minimal IVA.
Portofolio, sebagaimana yang sudah kita ketahui sertifikasi guru sesuai dengan Permendiknas No. 18 Tahun 2007, yakni dilakukan dalam bentuk Portofolio yaitu mengumpulkan dokumen-dokumen seperti sertifikat seminar, Silabus, dan RPP. Jika tidak lulus portofolio maka harus mengikuti PLPG selama 10 hari. Sertifikasi melalui penilaian protofolio dan PLPG dilakukan untuk guru dengan persyaratan pendidikan terakhir S1/D4, golongan IVa atau berusia diatas 50 tahun dengan masa kerja minimal 20 tahun.

Pendidikan Profesi Guru (PPG), berdasarkan Permendikbud No. 87/2013 tentang PPG Prajabatan disebutkan bahwa PPG adalah “pendidikan untuk mempersiapkan lulusan S1 Kependidikan dan S1/DIV nonkependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru. Mereka akan menguasai kompetensi guru secara utuh untuk selanjutnya mendapatkan sertifikat pendidik profesional”. Sedangkan PPG itu sendiri memiliki beberapa jalur dan mungkin masih banyak diantara kita yang belum mengetahuinya.

  • Jalur pertama, melalui program SM-3T (Sarjana Mendidik di Daerah 3T). Dimana peserta SM-3T sebelumnya harus melewati serangkaian tes (administrasi, tes online, wawancara, prakondisi) yang kemudian ditempatkan selama satu tahun di daerah 3T. Setelah peserta menyelesaikan tugas pengabdiannya kemudian ditarik kembali oleh LPTK penyelenggara SM-3T untuk mengikuti dan mendapatkan beasiswa PPG berasrama.
  • Jalur kedua, melalui program PPG Terintegrasi yang diperuntukkan bagi lulusan SMA dari daerah 3T untuk menjalani kuliah S1 pendidikan kemudian dilanjutkan dengan diikutkan dalam program PPG. Lulusan dari program ini akan menjadi guru.
  • Jalur ketiga, melalui program PPG kolaboratif yang gunanya untuk memenuhi kebutuhan guru SMK produktif dengan banyak variasi. LPTK bekerjasama dengan Universitas atau Politeknik untuk menyediakan guru SMK produktif. Misalnya di bidang pertanian, penerbangan, pertambangan, dan lainnya.

Sekian informasi tentang Begitu pentingnya Sertifikat Pendidik dan Program PPG SM-3T , semoga informasi ini ada manfaatnya buat semuanya .

sekian dan terimakasih atas kunjungannya ke blog kami….

Incoming search terms:

  • surat cinta untuk gebetan
  • contoh surat keterangan hamil untuk bpjs
  • cara mendaftar bidikmisi untuk alumni
  • contoh surat cinta untuk ibu singkat
  • contoh surat jual beli tanah untuk jalan
  • cara penulisan daftar riwayat hidupuntuk calon polisi
  • contoh surat kuasa pembayaran pajak 2 item
  • contoh surat izin orang tua untuk bekerja di alfamart
  • contoh surat kuasa bpkb adira
  • contoh surat keterangan penghasilan orang tua untuk beasiswa ppa

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *